Tekno

Peretas Bobol Akun Instagram Lewat Celah Chatbot AI Meta

Jakarta (KABARIN) - Sejumlah akun Instagram dilaporkan mengalami pembajakan setelah peretas berhasil mengecoh chatbot layanan bantuan berbasis kecerdasan buatan (AI) milik Meta, Meta AI Support Assistant, untuk mendapatkan akses ke akun korban.

Dilansir dari TechCrunch pada Senin (1/6) waktu setempat, temuan soal celah keamanan ini muncul setelah sejumlah pengguna di Reddit dan X melaporkan akun Instagram mereka diambil alih tanpa izin.

Beberapa akun yang terdampak disebut termasuk akun Instagram Gedung Putih era Presiden Barack Obama yang sudah tidak aktif sejak 2017, serta akun milik Kepala Bintara Tertinggi Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat John Bentivegna.

Peneliti keamanan siber Jane Wong juga mengaku menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut.

“Kata sandi saya berubah tanpa sepengetahuan saya dan sepanjang kemarin saya menerima berbagai upaya pengaturan ulang kata sandi,” kata Wong.

Dalam modus yang dilaporkan, pelaku diduga memanfaatkan chatbot Meta AI Support Assistant untuk menambahkan alamat email baru ke akun target.

Peretas disebut terlebih dahulu menggunakan VPN untuk menyamarkan lokasi agar tidak memicu sistem keamanan Instagram. Setelah itu, mereka berinteraksi dengan chatbot AI Meta dan meminta penambahan email baru pada akun korban.

Chatbot kemudian mengirimkan kode verifikasi ke alamat email yang dimasukkan pelaku. Kode tersebut lalu digunakan untuk melanjutkan proses reset kata sandi melalui sistem chatbot, sehingga pelaku bisa mengambil alih akun tanpa mengakses email asli korban.

Dengan mekanisme tersebut, peretas dapat mengganti kata sandi dan menguasai akun Instagram target.

Menanggapi laporan ini, juru bicara Instagram Andy Stone mengatakan masalah tersebut telah diperbaiki. Namun, Meta tidak merinci jumlah pengguna yang terdampak dalam insiden peretasan ini.

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: